Bersih-Bersih Desa Dasun Dukung Promosi Lasem sebagai Kota Pusaka

Bersih-bersih Desa Dasun dengan perahu, Sabtu (24/9/2022.

Rembang– Guna mewujudkan Rembang yang bersih bebas dari sampah, Dinas Lingkungan Hidup di Kabupaten Rembang menggelar acara aksi bersih-bersih sampah. Acara ini sebagai tindak lanjut dari World Clean Up Day  yang diimplementasikan dengan program “Rembang Kudu Resik”.

Kegiaan ini diadakan pada Jumat – Sabtu (23-24/9/2022) dan terpusat di Pantai Dasun, Lasem, Rembang.

Tema dari kegiaan ini yaitu  “13 Juta Menuju Indonesia Bersih dan Bebas Sampah”. Kegiatan ini melibatkan seluruh OPD di Kabuaten Rembang dengan dihadiri oleh Ibu Bupati Rembang, Hasiroh Hafidz, jajaran Forkompinda, ormas, siswa, dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Peserta bersih—bersih desa ini diikuti pula oleh sejumlah relawan dan beberapa  perwakilan dari sekolahan se-Kabupaten Rembang. Para siswa siswa dan relawan turut membantu membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai Desa Dasun.

Sekretaris Camat Lasem, Dwi Susilowati, mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai dan sungai ini mendukung promosi Lasem sebagai kota pusaka.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi warga, para relawan, OPD terkait, dan siswa-siswi se-kabupaten Rembang turut serta untuk membantu membersihkan pantai. Ini sangat mendukung promosi Lasem Kota Pusaka,” ujarnya.

Sujarwo, Kepala Desa Dasun menyambut baik kegiatan ini. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Rembang yang telah mendukung kegiatan bersih-bersihpantai ini. “Masyarakat desa di bantaran sungai dari hulu sampai hilir gayung bersambut menangani sampah yang sudah sangat memprihatinkan dan berbahaya bagi lingkungan,” ujarnya.

Sujarwo berharap, bersih-bersih pantai dan sungai ini bisa dilakukan secara kontinyu sehingga bisa menjadi upaya untuk promosi wisata Desa Dasun. –

 

Sumber :Ayusastra.com